Penguatan Kepatuhan: CU Sejahtera Makmur Bersama Ikuti Diklat Eksternal PPATK
Pada Jumat, 14 November 2025 bertempat di Auditorium Yunus Husein Gedung PPATK, pengurus dan manajemen KSP CU Sejahtera Makmur Bersama (CU SMB) mengikuti lokakarya eksternal dalam upaya memperkuat penerapan program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tersebut dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Optimalisasi Kewajiban Pelaporan dan Evaluasi Kualitas Laporan yang Disampaikan Melalui Aplikasi goAML bagi Koperasi yang Melakukan Kegiatan Simpan Pinjam.”

Kehadiran KSP CU Sejahtera Makmur Bersama, yang diwakili oleh Bu Yenny Romaul (Anggota Pengurus III) dan Muhammad Zidan (Staf IT & Kredit), dalam FGD ini merupakan wujud komitmen untuk memperkuat sinergi, kepatuhan, serta membangun sistem keuangan yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi. FGD ini diikuti oleh 30 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dengan total 90 peserta. Format kegiatan disusun dalam bentuk sharing session, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab yang memungkinkan peserta memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai kewajiban pelaporan dalam sistem goAML serta standar kepatuhan yang ditetapkan.


Narasumber Bapak Dandy Bagus Ariyanto, SH, MH dari Kementerian Koperasi RI menyampaikan materi mengenai pengawasan kepatuhan terhadap KSP. Pemaparan ini memberikan wawasan penting terkait regulasi, standar operasional, serta tanggung jawab koperasi dalam menerapkan prinsip kehati-hatian. Pengawasan kepatuhan koperasi terhadap regulasi Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) sangat penting, karena menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperkuat stabilitas sosial dan politik, serta membangun hubungan baik dengan luar negeri. Hal ini juga selaras dengan upaya meningkatkan hubungan dengan FATF (Financial Action Task Force on Money Laundering), sebuah lembaga internasional yang mengeluarkan standar untuk mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme, sekaligus melakukan evaluasi terhadap negara-negara di dunia.

Narasumber Ibu Yessy Verawati memaparkan mengenai kewajiban pelaporan dan evaluasi kualitas pelaporan melalui aplikasi goAML. Penjelasan ini menekankan pentingnya ketepatan, kelengkapan, serta konsistensi data dalam laporan transaksi keuangan untuk mendukung akurasi analisis PPATK. Partisipasi dalam FGD ini menjadi momentum strategis bagi KSP CU Sejahtera Makmur Bersama untuk meningkatkan kapasitas internal, baik pengurus maupun manajemen—dalam memahami dan menjalankan kewajiban pelaporan kepada PPATK. Dengan penguatan kompetensi dan sinergi bersama regulator, koperasi semakin siap membangun tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan bebas dari risiko penyalahgunaan. Melalui kegiatan ini, koperasi menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga keuangan yang sehat, terpercaya, serta mendukung terciptanya ekosistem keuangan nasional yang aman dari praktik pencucian uang maupun pendanaan terorisme. (YEN)/(ZID)
*) Penulis adalah Yenny Romaul (Anggota Pengurus III, Bidang Pemberdayaan) dan Muhammad Zidan (Staf IT & Kredit)



