Selamat Datang di Credit Union Sejahtera Makmur Bersama
Jadwal Operasional Senin - Jumat : Pukul 08.30 -15.00 WIB Sabtu : Libur Minggu buka khusus di: Minggu ke 1 & ke 3 Pukul 10.30 - 12.30 WIB

PEMBERDAYAAN

Dari Hobi Menjadi Harapan: Pelatihan Kewirausahaan Hidroponik Bersama Pak Jumai

Share:
Dari Hobi Menjadi Harapan: Pelatihan Kewirausahaan Hidroponik Bersama Pak Jumai

Pak Jumai, yang merupakan anggota CU Sejahtera Makmur Bersama (CU SMB) sejak tahun 2010, membuktikan bahwa menjadikan hobi sebagai peluang usaha bukanlah hal yang mustahil. Berawal dari kecintaannya pada tanaman dan keinginan memanfaatkan waktu luang, sejak tahun 2015 Pak Jumai mulai menekuni pertanian hidroponik di rumahnya. Dengan memanfaatkan dak di lantai dua, ia mengubah area sederhana tersebut menjadi kebun produktif modern yang hijau dan menyejukkan mata. Sistem hidroponik yang ia kembangkan kini tidak hanya menghasilkan sayuran segar untuk konsumsi pribadi, tetapi juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarganya.

Pak Jumai dan staf CU SMB di lantai dua rumahnya yang dimanfaatkan untuk hidroponik

Melihat semangat dan keberhasilan tersebut, CU SMB mengajak Pak Jumai menjadi narasumber pelatihan hidroponik pada 28 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan langsung di rumah Pak Jumai dan diikuti oleh dua puluh anggota dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, pegawai, hingga anggota muda yang baru bergabung. Suasana pelatihan sejak pagi terasa hangat dan penuh antusias. Di depan ruangan, meja telah tertata rapi dengan botol bekas, netpot, rockwool, bibit sayuran, berbagai alat, serta larutan nutrisi.

 

Pak Jumai menjelaskan proses pencampuran nutrisi
Proses semai

Alat yang diburutuhkan untuk pembibitan :

  • Nampan
  • Roockwool
  • Sumpit
  • Spray
  • Bibit
  • Alat potong

Tahapan Pengemaiakan Biji di Rockwool (Fase Pecah Biji Hidroponik):

  1. Rockwool dipotong dengan ketebalan 2–2,5 cm.
  2. Gunakan sumpit untuk membuat lubang kecil di bagian tengah rockwool, tidak perlu terlalu dalam (±0,5 cm).
  3. Basahi rockwool hingga lembap, tetapi tidak tergenang.
  4. Masukkan benih sayur ke dalam setiap lubang tanam.
  5. Selama proses pecah biji, rockwool tidak boleh terkena matahari langsung; cukup disemprot (spray) secara ringan.
  6. Pada 2 HSS (Hari Setelah Semai), daun sudah mulai tumbuh dan harus segera dikenakan sinar matahari.
  7. Pada 4 HSS, rockwool tidak perlu disemprot lagi; sudah bisa diberi nutrisi AB Mix dengan kondisi rockwool tetap lembap.
  8. Pada 8 HSS, bibit sudah bisa dipindah tanam ke sistem NFT hidroponik.
Kondisi HSS setelah dipindahkan ke sistem NFT

Kebersamaan terpancar jelas dari wajah-wajah ceria para peserta pelatihan hidroponik yang diadakan oleh CU Sejahtera Makmur Bersama. Di halaman sederhana yang dipenuhi semangat belajar, para anggota berkumpul sambil memegang tanaman buah tangan dari Pak Jumai berupa pohon seledri dan pohon tomat. Tak peduli usia atau latar belakang, semua larut dalam suasana hangat dan penuh semangat untuk belajar hal baru. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anggota untuk saling berbagi pengetahuan tentang cara menanam sayuran menggunakan sistem hidroponik  metode sederhana namun efektif yang bisa diterapkan di lahan terbatas. Hasilnya, setiap peserta membawa pulang bukan hanya tanaman hijau yang tumbuh segar, tetapi juga rasa bangga dan kepercayaan diri bahwa mereka mampu menghasilkan sesuatu dari tangan sendiri.

Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini mencerminkan semangat kolektif CU SMB dalam menumbuhkan kemandirian dan solidaritas antaranggota. Dipandu oleh anggota berpengalaman seperti Pak Jumai, pelatihan ini menegaskan bahwa pengetahuan praktis bisa menjadi pintu menuju perubahan hidup yang lebih baik. Peserta tidak hanya belajar cara menanam, tetapi juga memahami nilai-nilai kesabaran, kerja sama, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dari senyum yang terpancar dan tanaman yang mereka genggam, tampak nyata bahwa yang tumbuh bukan hanya daun-daun hijau, tetapi juga harapan baru bahwa di tangan setiap anggota, peluang untuk tumbuh dan berkembang selalu ada.

Berfoto bersama tanaman

Dari kegiatan seperti inilah CU SMB terus menunjukkan perannya sebagai wadah pertumbuhan bersama tempat di mana pengetahuan menjadi kekuatan dan kebersamaan menjadi akar yang menumbuhkan kesejahteraan. Bagi Anda yang belum menjadi bagian dari keluarga besar CU SMB, inilah saat yang tepat untuk bergabung dan bertumbuh bersama. Di CU SMB, setiap anggota bukan hanya penabung dan peminjam, tetapi juga pembelajar, pelaku usaha, dan penanam harapan bagi diri sendiri dan komunitas. Karena di sini, setiap langkah kecil menuju kemandirian akan selalu didampingi, disemangati, dan dirayakan bersama. (SIL)

*) Penulis adalah Silviana Olasihut Siregar (Staf Pemberdayaan dan Digital Marketing)

Artikel Terkait: